Mengatasi Psikologis Dalam Berlatih dan Bermain Musik

Rio Moreno

Rio Moreno

PEKALONGAN, omahmoesik.net – “Let your brain when you are studying, and Let your heart singing when you are playing music”. Inilah saran seorang pianist bernama Rio Moreno yang memberikan materi workshop dengan tema “Berlatih dan bermain musik” pada Minggu (30/10/2011) pukul 10:00 WIB – 13:00 WIB. Bertempat di Omah Moesik Idang Rasjidi Syndicate Jl. Toba No. 21 B di kota batik Pekalongan, workshop ini terbuka umum bagi seluruh peminat musik intrumen piano dan keyboard.

Rio Moreno merupakan pengajar di kursus musik Farabi, Oj Music House dan juga dosen di Universitas Pelita Harapan di Jakarta. Sebelum menjadi pengajar, pria yang akrab disapa Rio ini pernah belajar secara akademisi di Institut Musik Daya maupun praktisi bersama Idang Rasjidi. Di dunia musik, Rio terjun ke dunia edukasi, selain itu juga seorang pemain (player) dalam band beraliran musik latin.

Workshop ini diselenggarakan untuk memberikan basis pengetahuan (knowledge base) dalam edukasi musik. Materi yang dibahas oleh pemateri bagaimana mengatasi kendala-kendala psikologis dalam belajar atau berlatih dan bermain musik yang dikaitkan dengan instrument piano. Rio mengajarkan beberapa tips untuk mencapai kemahiran dalam tingkat tertentu dengan cara belajar musik yang benar; belajar secara bertahap dan berlatih yang sabar; berlatih dengan tempo lambat.

Realisasi yang sering terjadi menunjukkan masih banyaknya keluhan pada waktu kita sedang berlatih dan bermain, seperti kapan ya saya bisa?.. berapa lama saya bisa seperti itu?.. kalau latihan dengan tempo lambat dan tangga nada terus, kapan jago nya?.. kok engga bisa sabar ya?.. wah lama banget ya untuk bisa main?.. Practice is not enough, Correct practice is the solution, beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membangun semangat dalam berlatih dan bermain musik, 1. positif terhadap diri sendiri dan selalu berpikir positif; 2. jangan pernah merasa bodoh dan tidak ada yang bilang kalau anda bodoh atau tidak berbakat; 3. Jangan menawar dan menghitung waktu dalam belajar; 4. sadar bahwa kehidupan adalah proses, begitu juga berlatih musik; 5. fokus pada proses, bukan hasil; 6. sabar, sabar dan sabar; 7. latihan sebaiknya kembali kepada hal-hal yang paling mendasar (essential).

Bagaimana memulai latihan diantaranya 1. niat yang ikhlas dan pasrah; 2. perhatikan sikap tubuh dalam berlatih (body awareness); 3. Latihan tangga nada dan arpeggio; 4. penggunaan multimedia seperti Band in the Box dan metronome (untuk latihan tangga nada dan Arpeggio); 5. membuat urutan (materi) dalam latihan; 6. perhatikan bioritme tubuh, sebaiknya ada break dalam berlatih. Lakukanlah hal-hal tersebut paling tidak 6 bulan bila ingin mencapai kemahiran dalam tingkat tertentu. Beberapa fokus yang harus diperhatikan adalah ketika belajar musik lebih baik dipikir dari pada dirasakan dan ketika bermain musik lebih baik dirasakan dari pada dipikir, jelas Rio Moreno.

Author : Yudho Prabowo

Leave a Reply